Cemburu Membawa Petaka, Istri Tewas Suami Kritis

KARAWANG – Peristiwa sepasang suami istri yang ditemukan bersimbah darah di kamar mereka di Perumahan Lemah Mulya Indah Blok A8/27, Desa Lemah Mulya, Kecamatan Majalaya, Karawang, mulai terkuak. Polisi menduga kasus tersebut terjadi dilatari cemburu buta.

Kapolres Karawang, Ajun Komisaris Besar Fiki N. Ardiansyahbmelalui Kasi Humas Ipda Solikhin, membenarkan kejadian itu. ”Dugaan sementara, motif di balik kejadian ini adalah kecemburuan dari pihak suami. Menurut keterangan para tetangga, pasangan suami istri ini memang sering terlibat cekcok,” kata Solikhin, Jumat (13/6/2025).

Menurutnya, dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) Sang Istri yang bernama Lusi Febiani (23), telah tewas di atas tempat tidur. Sedangkan suaminya, Bagus (26) dalam kondisi kritis juga di atas tempat tidur berdampingan dengan Sang Istri.

Dijelaskan, peristiwa tragis itu diketahui pada pukul 01.30 WIB oleh tetangga korban yang mendengar teriakan minta tolong. Saksi Dita Yulyana (33), Tuti Herawati (38), Wardeni (39), dan Ahmad Jaelani (43), yang merupakan tetangga korban, segera mendatangi rumah pasutri itu.

Saat tiba di TKP pintu rumah dibuka oleh anak korban yang masih berusia 5 tahun. Para saksi kemudian masuk dan mendapati Lusi Febiyani serta suaminya, B S J, tergeletak di kasur.

Korban Lusi Febiyani sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan tubuh bersimbah darah. Demikian pula tubuh suaminya penuh darah dari luka sayat di bagian leher dan pergelangan tangan.

Peristiwa tragis itu diduga kuat disaksikan langsung oleh anak pasutri tersebut yang masih berusia 5 tahun dan bayi berusia 5 bulan. Sebab, ketika para saksi masuk ke TKP, anak mereka mengatakan jika orang tuanya sudah pada meninggal.

Para saksi pun melihat bayi pasutri itu tergelatak di sudut kamar. “Benar di dalam rumah ada dua anaknya, satu berusia 5 tahum dan sati lagi baru berusia 5 bulan. Saat ini anak korban dibawa oleh keluarga dari istri dan sementara dirawat oleh keluarga istri,” kata Solikhin.

Dijelaskan juga, polisi sudah mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan sebilah senjata tajam yang dijadikan alat untuk melukai korban. “Kuat dugaan Sang Suami cemburu buta, hingga tega membunuh istrinya. Setelah menghabisi istrinya, pelaku berupaya bunuh diri dengan menyayat leher dan pergelangan tangannya sendiri,” kata Solikhin.

Namun hal itu masih bersipat dugaan, karena Sang Suami masih dalam kondisi kritis dan hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan. Sejauh ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi untuk memastikan kronologi dan motiv terjadinya peristiwa itu.(red) 

Baca juga