KARAWANG – Dalam waktu dekat Perumdam (Perusahaan Umum Daerah Air Minum) Tirta Tarum Karawang bakal membangun IPA (Instalasi Pengolahan Air) di wilayah Karawang Selatan. Hal itu dilakukan guna meminimalisir dampak kekeringan dan krisis air bersih di wilayah tersebut.
Demikian dikatakan Direktur Utama perusahaan plat merah itu, Ade Dikdik Iskandar, saat melaunching Rumah Air Taruma+ dan aplikasi MyTirtarum di kantor cabang Tirta Tarum di Perumahan Citra Kebun Mas, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Jumat (1/11/2024).
Menurut Ade Dikdik biaya pembuatan IPA di wilayah Karawang Selatan memang membutuhkan biaya besar. Namun, penyediaan air bersih bagi masyarakat merupakan amanat Undang-undang yang harus dilaksanakan.
Oleh sebab itu, pihak tetap akan melaksanakan rencana tersebut pada akhir tahun ini. Sehingga pada Maret 2025 nanti air bersih sudah bisa dinikmati warga Karawang Selatan.
“Sumber air baku akan memanfaatkan air Sungai Cibeet. Setelah diolah air bersih akan dipompa ke wilayah Pangkalan dan jika memungkinkan hingga ke wilayah Kecamatan Tegalwaru,” kata Ade Dikdik.
Pihaknya, lanjut dia, menargetkan IPA baru di Karawang Selatan bisa melayani 6000 pelanggan. Dengan demikian krisis air bersih yang selalu melanda dua kecamatan itu setiap musim kemarau tiba, bakal teratasi.
Dijelaskan juga, IPA di Karawang Selatan mampu mengolah air Cibeet menjadi bersih sekira 50 liter per detik. Debit sebanyak itu bisa melayani kebutuhan air bersih untuk 6000 sambungan rumah tangga.
Perlu diketahui, wilayah Karawang Selatan seperti Kecamatan Tegalwaru, Pangkalan dan Ciampel selama ini selalu dilanda krisis air bersih pada musim kemarau. Masyarakat di beberapa desa di tiga kecamatan itu kerap kesulitan mencari sumber air kerena sumur dan sungai kering saat musim panas.
Akibatnya hal itu, mereka mengandalkan kiriman air bersih dari pihak ke tiga, seperti Polres, PMI, Dinas Sosial dan Perumdam Tirta Tarum sendiri. Kondisi tersebut, membuat masyarakat ketar-ketir ketika musim kemarau datang.
“Kami dihantui ketakutan kesulitan mendapatkan air bersih jika hujan tak kunjung turun. Alhamdulillah, jika memang benar Perumdam Tirta Tarum akan membangun IPA di wilayah kami,” ujar Ima (37), warga Kecamatan Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan. (red)
