Korban Tewas dalam Peristiwa Kebakaran Ponpes Bertambah Jadi 8 Satri

KARAWANG-Korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran Pondok Pesantren Miftahul Khoirot di Desa Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon bertambah menjadi delapan orang. Sementara dua korban lainnya masih dalam perawatan intensif di RSUD Karawang.

Kepala Kepolisian Resor Karawan Ajun Komisaris Besar Aldi Subartono menyebutkan hal itu kepada para awak media di lokasi kejadian. Menurutnya, duagaan awal penyebab kebakaran tersebut masih didalami pihaknya.

Yang pasti, lanjut Aldi, polisi sudah melakukan olah TKP. Selanjutnya pihaknya langsung berkoordinasi dengan unsur Muspika Cilamaya, BPBD dan stakeholder lainnya yang terkait dengan musibah tersebut.

Dijelaskan dari keterangan sementara korban selamat, percikan api muncul sekira pukul 13.15 WIB. “Korban selamat melihat percikan api dari kipas angin, ini informasi awal. Percikannya menjatuhi kasur dan terjadi kebakaran,” tutur Kapolres.

Menurutnya, kebakaran awalnya terjadi di pondokan lantai dua. Saat itu sejumlah santri sedang beristirahat, sebagian lagi ada yang tertidur lelap.

Bangunan yang terbakar masih terbuat dari kayu, sehingga api cepat membesar. Delapan korban berada dalam satu kamar pondokan, diduga mereka terlambat menyelematkan diri.

Berdasarkan data yang diberikan pihak Pesantren berikut nama -nama korban kebakaran tersebut :

  1. Riyan Aditya (7) – Warga Kabupaten Subang
  2. Azka Fairul Gupron (11) – Warga Kabupaten Subang
  3. Arif Satria (12) – Warga Cikampek Karawang
  4. Moreno (10) – Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang
  5. M. Fatir Waipi (13) – Wadas Karawang
  6. Muzaki Riyadi (13) – Rawagempol Karawang
  7. M. Akmal Maulana (12) – Gandok Pedes
  8. Data korban belum teridentifikasi.

Sementara, untuk korban yang mengalami luka-luka, hingga saat ini yang terdata ada 3 orang, yakni M. Robi, Aang, dan Rois.(red)

Baca juga