
Pupuk Kujang Cikampek.
KARAWANG-Kendati pandemik Covid-19 masih tengah berlangsung, Pupuk Kujang pastikan stok pupuk subsidi untuk memenuhi kebutuhan musim tanam di wilayah Jawa Barat Banten dan sebagian Jawa Tengah pasca-Ramadan aman hingga dua bulan kedepan.
“Hal tersebut sejalan dengan arahan Menteri BUMN yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor SE-1/MBU 03/2020 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Dalam arahannya, Menteri BUMN Erick Thohir meminta agar PT Pupuk Indonesia (Persero) yang merupakan holding Pupuk Kujang harus menjaga ketersediaan dan penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani,” kata Manager Komunikasi Perusahaan PT Pupuk Kujang, Ratu Pagih, dalam keterangan rilisnya kepada Prasastijabar.co.id, Rabu (27/5/2020).
Baca juga : Pupuk Kujang Jalin Sinergi 11 Mitra Salurkan Bantuan Peduli COVID-19
Ratu Pagih juga mengimbau para distributor, pemilik kios maupun karyawan produsen pupuk untuk tetap tenang, menjaga kondisi kesehatan dan mengikuti anjuran pencegahan penyebaran virus Covid-19 sehingga para petani juga terlindungi.
“Dalam menghadapi situasi dan kondisi saat ini, PT Pupuk Kujang secara aktif memonitor penyaluran pupuk bisa sampai ke tangan petani dengan prinsip 6 T (Tepat Tempat, Tepat Harga, Tepat Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Jenis & Tepat Waktu,” ungkap Ratu.
Ia menjelaskan, sesuai ketentuan Kementerian Pertanian, produsen pupuk diwajibkan menyimpan stok sampai untuk kebutuhan dua minggu ke depan, tetapi pada praktiknya, PT Pupuk Kujang menyiapkan stok mencukupi untuk dua bulan ke depan bahkan lebih.
“Hal ini untuk mencegah terjadinya kelangkaan pada saat terjadi lonjakan permintaan di musim tanam ataupun kondisi wabah yang saat ini sedang terjadi,” bebernya.
Baca juga : PT Pupuk Kujang Gelar Festival Inovasi dan Ide Kreatif
Ratu menuturkan, sampai saat ini, stok urea untuk Jawa Barat ,Banten & sebagian Jawa tengah mencapai 116.781 ton atau 1.212 persen dari ketentuan . Untuk NPK stoknya mencapai 6.794 ton atau 109 persen dari ketentuan. Sedangkan pupuk organik stoknya mencapai 8.557 ton atau 258 persen dari ketentuan. Ketersediaan stok pupuk yang cukup banyak ini guna mempersiapkan musim tanam yang akan berlangsung pada bulan April – September.
Sementara itu pencapaian Realisasi penyerapan pupuk urea bersubsidi di Jawa Barat ,Banten dan sebagian Jawa tengah sampai dengan 25 Mei 2020, mencapai 299.839 ton jumlah itu setara dengan 58 persen dibandingkan kebutuhan Dinas Pertanian sebanyak 515.664 ton.
“Untuk diketahui PT Pupuk Kujang memproduksi urea dengan kapasitas 1.140.000 ton per tahun, pupuk NPK 200.000 ton per tahun ,pupuk organik 20.000 ton per tahun. Angka tersebut melebihi kebutuhan pupuk untuk di wilayah Jawa Barat, Banten dan sebagian Jawa Tengah selama satu tahun berdasarkan ketentuan,” tutupnya. (red).
