2.087 Calon Jemaah Haji Asal Karawang Diberangkatkan Bertahap Mulai 2 Mei 2025, 46 Orang Masih Terkendala ONH

Kepala Kantor Kemenag Karawang, H. Sopian.

KARAWANG – Pada musih haji tahun 1446 Hijriah, ada 2.087 calon jemaah haji asal Kabupaten Karawang yang bakal diberangkatkan ke Tanah Suci. Namun dari jumlah kuota sebanyak itu, 46 di antaranya terdata belum melakukan pelunasan ONH, per 25 April 2025.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang, H. Sopian, di ruang kerjanya, Selasa (29/4/2025). “Informasi yang kami terima, ada dua alasan mengapa mereka belum melunasi ONH, yakni masalah ekonomi dan kesehatan,” ujarnya.

Dijelaskan, dari 46 calon jemaah yang belum melunasi ONH 22 di antaranya sudah memasuki usia Lansia. Selebihnya ada yang terkendala penyakit dan memang belum mampu membayar pelunasan.

Kendati demikian, lanjut Sopian, pihaknya memberikan toleransi batas pelunasan hingga 2 April 2025. Diharapkan para calon jemaah bisa memanfaatkan sisa waktu ini untuk melunasi.

“Mereka sudah menunggu 14 tahun, sayang sekali kalau harus kehilangan kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini,” ucapnya.

Disebutkan juga, jemaah yang tidak dapat melunasi hingga batas waktu itu, ada dua opsi yang bisa ditempuh, pertama adalah mengajukan pengunduran diri dan menarik kembali setoran awal. Opsi berikutnya adalah menunda keberangkatan hingga musih haji tahun depan, tanpa kehilangan nomor porsi, dengan catatan tidak menarik dana dari bank.

“Kalau menarik dana, berarti porsi mereka hangus dan harus daftar dari nol lagi. Tapi kalau hanya menunda, masih ada peluang berangkat di tahun depan,” kata Sopian, lebih lanjut.

Di tempat terpisah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang, Irlan Suarlan menyebutkan, kelompok terbang (kloter) pertama Karawang atau Kloter tiga Jawa Barat, akan diberangkatkan ke Tanah Suci, pada 2 Mei 2025. Mereka akan dilepas Bupati Aep Syaepuloh di halaman gedung Islamic Center Karawang.

Dijelaskan pula, jemaah calon haji asal Karawang dibagi dalam enam kloter dan dua gelombang penerbangan. Gelombang pertama diberangkatkan menju Madinah dimulai pada Jumat, 2 Mei 2025 terdiri dari kloter 3, dan dilanjutkan kloter 10, pada Senin, 5 Mei 2025.

Sementtara, gelombang ke dua diberangkatkan menju Jedah, mencakup kloter 35, berangkat pada Sabtu, 17 Mei 2025, kloter 42 pada Rabu, 21 Mei 2025, kloter 59 pada Jumat, 30 Mei 2025 pukul 03.35 WIB, serta kloter 61 di hari yang sama pukul 17.10 WIB.

“Kami memilih halaman Islamic Center sebagai lokasi pemberangkatan karena tempat itu cukup luas. Sehingga calon jemaah dan para pengantarnya lebih leluasa dalam melakukan persiapan pemberkata,” katanya.

Menurut Irlan, semua jemaah calon haji asal Karawang akan ditampung terlebih dahulu di Embarkasi Bekasi. Selajutnya mereka akan terbang melalui Bandara Soetta, Tangerang, Banten.

Mengenai pengamanan, sambungnya, Pemkab Karawang telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses pemberangkatan. Unsur pengamanan yang dilibatkan meliputi Polres Karawang, Kodim 0604 Karawang, Subdenpom, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.

“Petugas kami siapkan untuk menjaga keamanan para jemaah hingga ke embarkasi Bekasi, ” katanya.

Untuk pengantar jemaah, Irlan menyatakan bahwa akan diberlakukan pembatasan. Setiap calon jemaah hanya diperbolehkan diantar oleh satu orang, dan setiap pengantar akan diberikan ID Card khusus untuk memasuki area Islamic Center.

“Kalau ada dua jemaah, berarti bisa diantar dua orang. Tujuannya untuk membantu membawa barang bawaan,” katanya.(red) 

Baca juga