fbpx

Tetap Waspada, Ini Tujuh Zona Merah Covid-19 di Jabar

Zona penyebaran Covid-19 di Jabar

BANDUNG-Warga Jawa Barat (Jabar) harus tetap waspada dengan penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Baru-baru ini Gubernur Jabar Ridwan Kamil telah mengungkapkan sedikitnya terdapat tujuh daerah di Jabar yang masuk zona merah penyebaran Covid-19. Ketujuh daerah ini ditentukan berdasarkan adanya pasien positif di wilayah tersebut.

“Zona merah ini adalah wilayah-wilayah yang terdapat warganya positif,” kata Emil.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini menyebutkan ketujuh daerah tersebut antara lain, Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung.

Namun ia tetap berpesan agar warga tak perlu panik dengan adanya pembagian zona penyebaran kasus positif tersebut.

“Definisi ini masih akan kita terjemahkan mungkin istilahnya zona merah tapi artinya zona yang terpapar positif,” ucapnya.

Dengan adanya zona merah tersebut, maka pihak Pemerintah Provinsi dapat mengambil tindakan seperti mengirimkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada tenaga medis di rumah sakit dan pembagian masker untuk masyarakat terdampak corona.

“Sehingga bantuan logistik, kewaspadaan, komunikasi, tes proaktif banyak dilakukan di zona-zona yang positifnya banyak,” tegas Emil.

Jumlah kasus positif virus Corona (Covid-19) di Jawa Barat per Jumat (21/3/2020) hingga pukul 20.15, mencapai 55 orang. Data itu mengacu pada aplikasi Pikobar atau Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar.

Informasi di Pikobar juga merilis, sebanyak lima pasien sembuh. Sedangkan tujuh orang meninggal dunia.

Masih dalam data yang sama, kasus orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 1.774 orang dengan 813 di antaranya selesai pemantauan.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) total berjumlah 157 dengan 45 di antaranya selesai pengawasan.(red)

Baca juga

Leave a Comment