Terlilit Hutang, Tukang Cilok di Purwakarta Gantung Diri

Aparat dari Polres Purwakarta melakukan evakuasi korban gantung diri

PURWAKARTA-Diduga karena putus asa usahanya sebagai pedagang cilok tak kunjung berkembang, ditambah lilitan hutang, pria berinisial S (38) ditemukan tewas tergantung di rumahnya, Senin (20/1/2020) di Desa Legoksari Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta.

Danramil 1903 Darangdan, Kapten Arm. B. Tanjung melalui Babinsa Desa Legoksari, Sertu Subur Laksana mengatakan, peristiwa tersebut diketahui saat korban tidak kunjung menjawab saat ditelpon hingga beberapa kali oleh salah seorang temannya yang bernama Adang (47) untuk diajak kerja sebagai buruh.

Baca Juga: Digigit Ular Welling, Warga Plered Ini Koma Hingga Tiga Hari

“Karena penasaran, akhirnya sekitar pukul 11: 00 WIB Adang dan satu teman lainnya Edeng (47) mendatangi rumah korban,” ujarnya.

Setelah tiba dirumah korban, lanjut Sertu Subur, kedua temannya tersebut sempat memanggil-manggil korban dan mengetuk pintu rumahnya beberapa kali namun tidak ada jawaban.

“Akhirnya teman korban masuk dan menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dengan posisi tergantung dikamarnya,” ungkapnya.

Baca Juga: Pengemudi Truk Terguling di Rest Area 97 Cipularang, Tak Miliki SIM

Sementara, Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Handreas Ardian menambahkan, dari hasil keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, korban diduga putus asa dengan tidak adanya peningaktan/kemajuan dalam usahanya sebagai pedagang cilok keliling.

“Bahkan korban terlilit hutang, sehingga kiriman dari istrinya yang diketahui bekerja sebagai TKW di Arab Saudi tetsebut, habis. Hal itu diketahui dari surat wasiat yang di tulis korban sebelum mengakhiri hidupnya dengan gantung diri,” terangnya.

Petugas yang datang ke lokasi pun langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Darangdan untuk dilakukan pemeriksaan tubuh korban dan melakukan visum.

“Namun pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan outopsi dan menerima kejadian ini sebagai takdir,” pungkasnya.(wes/zak)

Baca juga