Tergerus Arus Sungai Ciherang, Jembatan Penghubung Dua Kecamatan Ini Terancam Putus

Kapolsek Bungursari Kompol H.Agus Wahyudin saat mengecek jembatan penghubung dua kecamatan.

PURWAKARTA-Sebuah jembatan yang menghubungkan Kecamatan Bungursari dan Kecamatan Campaka terancam putus akibat pondasi jembatan tersebut tergerus arus sungai Ciherang yang beberapa hari terakhir meluap akibat wilayah tersebut terus diguyur hujan.

Kapolres Purwakarta AKBP Indra Setiawan melalui Kapolsek Bungrsari, Kompol H.Agus Wahyudin, langsung melakukan pengecekan kondisi jembatan tersebut karena dikhawatirkan longsor terus terjadi dan memutus jembatan penghubung dua kecamatan tersebut.

“Setelah dicek, betul pondasi jembatannya longsor diduga penyebabnya tergerus arus sungai di bawah jembatan mengalir sangat deras dan terus menghantam pondasi jembatan,” ujarnya, Selasa (25/2/2020).

Sebelumya, ditambahkan H Agus, pihaknya menerima laporan jika adanya kejadian bencana alam tanah longsor hingga membuat jembatan hampir terputus.

Baca juga : 125.538 Sepeda Motor di Purwakarta Nunggak Pajak

“Setelah itu kami langsung menuju lokasi bersama anggota mengecek karena dikhawatirkan adanya korban,” terangnya.

Untuk saat ini, lanjut dia, jembatan masih bisa dilalui masyarakat baik dari arah Campaka menuju Bungursari ataupun sebaliknya. Namun kendaraan bermuatan berat dilarang melintas.

“Jembatan masih bisa dilalui motor dan mobil kecil saja, untuk kendaraan berat tidak di izinkan melintas jembatan, karena dikhawatirkan jembatan tidak bisa menopang beban kendaraan berat,” ungkapnya.

Untuk itu, dirinya mengimbau warga tetap waspada selama musim hujan mengingat wilayah tersebut merupakan daerah pegunungan dan berbukit.

“Untuk masyarakat yang melintas jembatan agar tetap waspada saat melintas di jembatan tersebut, juga warga sekitarnya senantiasa selalu waspada terjadinya longsor,” pungkasnya. (wes/tif).

Baca juga