Imbas Ucapan Komisioner Bawaslu Offside, Askun Ancam Sorot Kinerja Bawaslu

Asep Agustian

KARAWANG-Imbas ucapan salah seorang Komisioner Bawaslu Kabupaten Karawang, yang dinilai telah offside atau mengeluarkan pernyataan yang bukan kapasitasnya ke sejumlah media beberapa waktu lalu, bakal calon wakil Bupati Karawang dari jalur perseorangan yang telah terdiskualifikasi, Asep Agustian, ancam akan menyoroti kinerja dan penggunaan anggaran Bawaslu Karawang.

Bahkan ia sudah menginstruksikan kepada seluruh tim dan relawannya di 287 desa dari 30 Kecamatan yang saat ini masih solid untuk mengawasi kinerja Bawaslu dari tingkat desa, kecamatan bahkan sampai kabupaten.

“Kita saat ini tidak lagi bicara sebagai bakal calon dalam kontelasi Pilkada mendatang, tetapi sebagai warga Karawang,” kata pengacara yang akrab disapa Asep Kuncir (Askun) ini , Rabu (29/7/2020) .

Baca juga : Meski Tak Bisa Penuhi Syarat Dukungan, KPU Apresiasi Sikap Gentleman Paslon ENAK

Pihaknya akan melakukan pengawasan kinerja dan penggunaan anggaran sebesar Rp23 miliar dengan melibatkan relawan yang tersebar di 30 kecamatan akan digerakan untuk mengawasi kinerja Bawaslu.

“Karena saya disorot Bawaslu, maka saya akan menyorot juga kerja mereka, Karena Bawaslu telah menyampaikan apa yang bukan menjadi kapasitasnya dan itu alasan saya,” tegasnya.

Sebagai warga masyarakat, dirinya berhak melakukan kontrol kepada penyelenggara.

“Karena kita telah mengetahui kinerja Bawaslu seperti apa, maka kita akan awasi penggunaan anggaran Bawaslu yang besar, yang mencapai hampir Rp23 miliar,” tandasnya.

“Bawaslu perbaiki kinerjamu, jika tidak profesional dan proporsional maka saya akan tetap ngoceh, dan silahkan aparat penegak hukum mengambil langkah dan sikap,” timpalnya.

Menurutnya, kinerja Bawaslu yang selalu offside membuat pihaknya akan melakukan pengawasan kinerja dan anggaran semaksimal mungkin. Apabila ditemukan adanya pelanggaran dan penyalahgunaan anggaran harus siap menghadapi jeruji besi.

“Ditemukan penyelewengan anggaran Pilkada , siap-siap penjara menunggu,” ucapnya.

Bahkan Askun menuding Bawaslu Karawang telah mengangkat bendera perang dengan pihaknya. Oleh karenanya ia pun akan melawan dengan mengawasi kinerja mereka melaki tim-tim sukses dan relawan.

Askun membeberkan jika dua hari yang lalu pihak Bawaslu ingin bertemu dengannya dengan difasilitasi seseorang, tetapi dirinya menolak untuk bertemu

“Untuk apa mereka minta dijembatani , jawaban saya adalah, mulutmu adalah harimaumu,” pungkasnya. (red).

Baca juga

Leave a Comment