
Petugas DPKPB Purwakarta saat mengevakuasi ular jenis sanca berukuran bersar dari rumah warga
PURWAKARTA-Puluhan ular berbagai jenis dan ukuran dievakauasi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta sejak viralnya teror ular yang terjadi di daerah tersebut.
Kepala DPKPB Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono melalui petugas lapangannya Mochamad Asar Rizal mengatakan, teror ular yang masuk ke lingkungan pemukiman warga di Purwakarta tersebut terjadi sejak November 2019 lalu.
Pria yang akrab disaba Abah Rijal itu menyebutkan, sejauh ini pihaknya telah mengamankan sebanyak empat ekor king kobra, 25 ekor lebih ular kobra, empat ekor ular kopi , satu ekor ular tanah/gibug , serta jenis ular lainnya seperti ular sanca, ular kisi, ular pucuk, ular hijau ekor merah, hingga ular cicak.
Baca Juga: Teror Ular Melanda Pemukiman Warga, Ini Dia Penyebabnya
“Ada lagi yang kami amankan ular piton atau sanca sebanyak enam ekor dengan ukuran jumbo. Itu semua kami dapatkan sejak viralnya teror ular kobra (November 2019),” katanya. Jumat, (10/1/2020).
Terakhir, lanjutnya, pihaknya kembali mengamankan seekor ular king kobra dengan panjang 1, 5 meter di salah satu rumah warga di Kampung Krajan RT 4/2, Babakancikao. Penemuan ular king kobra ini setelah sebelumnya mendapatkan laporan warga.
“Yang punya rumah melapor ke kami bahwa ada ular di rumahnya. Saat itu pemilik rumah sedang beraktivitas di dapur terkejut, tiba-tiba ular king kobra itu ‘ngaleyor’ (melintas) di depannya,” ungkapnya.
Sementara, dari hasil puluhan ular yang diamankan pihaknya itu, beberapa diantaranya dihibahkan ke para komunitas reftil untuk dipelihara. Dan sebagian dikembalikan ke habitatnya.(wes/zak)
