APFI Jawa Barat Dorong Pemerintah Segera Buat Skema New Normal

Ilustrasi.

JABAR-Pandemik COVID-19 melahirkan krisis ekonomi yang serius. Berbagai sektor industri di Tanah Air menghadapi masa-masa yang suram. Tanpa terkecuali, krisis ini juga memukul industri kreatif khususnya fotografi nasional.

Bayang-bayang pemutusan hubungan kerja untuk karyawan industri fotografi menjadi semakin nyata, ketika industri fotografi dihadapkan pada perfoma bisnis yang menurun secara drastis, sebagaimana juga terjadi pada sektor lain secara bersamaan.

“Tidak sedikit para fotografer yang menjual aset mereka agar bisa bertahan hidup di masa pandemik COVID-19,” kata Ketua PEngurus Daerah Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia (APFI) Jawa Barat, Rizki Trestianto, Selasa (2/6/2020).

Dalam konteks inilah, lanjut pria yang akrab disapa Kiki ini, pihaknya menganggap penting dan mendesak dilakukannya tindakan konkret oleh pemerintah untuk membantu industri fotografi, para fotografer dan seluruh staf pekerja fotografi yang terdampak oleh krisis akibat pandemi Covid-19 ini.

“Pengda APFI Jawa Barat berharap dan mendorong pemerintah agar segera menetapkan protokoler kesehatan serta dapat membuat skema new normal dalam industri fotografi di Indonesia, khususnya Jawa barat,” pintanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga dengan ini mendorong pemerintah untuk menaikkan stimulus di luar stimulus ekonomi sebesar Rp405 triliun yang sudah diputuskan pemerintah, untuk menyelamatkan daya hidup industri fotografi nasional yang sedang menghadapi krisis ekonomi serius akibat pandemik COVID-19.

“APFI selalu siap untuk bersinergi dengan pemerintah dengan memberikan masukan-masukan serta data-data kepada pemerintah agar dapat melakukan percepatan pemulihan dalam industri kreatif sub sektor fotografi,” pungkasnya. (red).

Baca juga