
Kecelakaan Tol Cipularang.
PURWAKARTA-Sejumlah kecelakaan lalulintas terjadi sepanjang tahun 2019 dan mengakibatkan naiknya angka korban jiwa dari tahun sebelumnya.
Kecelakaan di Tol Cipularang masih menjadi salah satu penyumbang tertinggi angka korban jiwa kecelakaan lalulintas di wilayah hukum Polres Purwakarta.
Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius, mengungkapkan, sepanjang 2019 terdapat 25 kecelakaan terjadi di ruas tol dengan mengakibatkan 26 orang meninggal, 9 luka berat dan 92 orang luka ringan.
“Di antara beberapa rentetan kecelakaan di Tol Cipularang yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa, rata- rata terjadi akibat kecelakaan beruntun,” ungkapnya, Rabu (1/1/2020).
Baca juga : Berselisih Gegara Hutang, Pria Ini Kena Bacok di Kepala
Dilanjutkan Matrius, seperti yang terjadi pada pada 28 Januari 2019 di Kilometer 70 B Tol Cipularang yang mengakibatkan 10 orang meninggal, 5 luka berat dan 20 luka ringan.
Kemudian pada pada Senin 2 September 2019, sebanyak 20 unit kendaraan berbagai jenis terlibat dalam kecelakaan beruntun. Akibat peristiwa itu, empat mobil hangus terbakar, 25 orang mengalami luka ringan, tiga 3 orang terluka berat dan 8 lainnya meninggal dunia.
Sementara, dari keseluruhan kasus kecelakaan lalu lintas sepanjang 2019, lanjut Kapolres, telah terjadi sebanyak 358 kasus kecelakaan dengan 66 persen yang menjadi korbannya berstatus sebagai pelajar.
Baca juga : Polisi Tetapkan Tersangka Baru Kecelakaan Maut Cipularang
“Pelajar atau usia remaja masih berada pada angka tertingginya korban kecelakaan,” ujarnya.
Akan tetapi, Matrius justru mengklaim jumlah kecelakaan lalu lintas di Purwakarta selama 2019 menurun dibanding 2018 namun jumlah korbannya justru mengalami peningkatan.
“Laka lantas di 2018 ada 478 kasus dan 2019 hanya ada 358 kasus. Namun di tahun 2019 angka korbannya meningkat dibanding 2018. Bila di tahun korban jiwa sebanyak 148 orang sementara di tahun 2019 sebanyak 154 orang,” pungkasnya. (wes/tif).
