fbpx

Laporan Akhir Tahun 2019 Giat DPD PDI Perjuangan Jawa Barat

Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono.

JABAR-Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, menyampaikan rilis laporan akhir tahun 2019 giat DPD PDI Perjuangan Jawa Barat kepada Prasastijabar.com, Rabu (1/1/2020).

Dalam rilisnya, Ono mengawalinya dengan menyebut, terbentuknya DPD PDI Perjuangan Jawa Barat yang dipimpinya pada 27 Juli 2019 melalui Konferensi Daerah PDI Perjuangan Jawa Barat. Jawa Barat adalah sebuah Propinsi dengan jumlah penduduk dan pemilih yang terbesar di Indonesia, tidak kurang dari 46 Juta penduduk dan 32 Juta pemilih. Terdiri dari 27 kabupaten dan kota, 627 kecamatan dan 5.957 keluarahah dan desa.

“Secara politik, Jawa Barat terkenal kedinamisannya. Tidak ada partai politik yang menang dua kali berturut-turut setelah reformasi. Bila secara nasional sudah terpecahkan oleh PDI Perjuangan pada pemilu 2014 dan 2019, tetapi di Jawa Barat tidak pernah mengalaminya,” kata Ono dalam rilisnya.

Bila banyak pengamat politik mengatakan barometer nasional adalah Jawa Barat, lanjutnya, maka bukan sesuatu yang tidak mungkin kemenangan PDI Perjuangan di Jawa Barat pada akhirnya bisa terukir dua kali berturut-turut.

Ketika di level nasional canangkan menang tiga kali berturut-turut, Jawa Barat mulai menata diri untuk menang kembali pada Pemilu 2024. Inilah yang menjadi pengabdian sesungguhnya bagi seluruh pasukan tiga pilar partai.

Baca juga : Jenal Arifin Disebut-Sebut Calon Kuat Dari PDIP, Ini Kata Ono Surono

“Belum satu bulan DPD Jabar terbentuk, workshop Tiga Pilar Partai dengan tema Membumikan Pancasila Mewujudkan Trisakti terselenggara selama tiga hari. 13 orang DPR RI, 20 orang DPRD provinsi dan 207 orang DPRD kabupaten/kota serta unsur kepala daerah hadir untuk membahas dan merumuskan jalan pengabdian melalui kerja legislasi, pengawasan dan anggaran yang terfokus pada lima bidang kesejahteraan rakyat,” bebernya.

Kelima bidang kesejahteraan rakyat itu di antaranya :

1. Sandang, pangan dan Papan.

2. Pendidikan dan Kesehatan.

3. Jaminan sosial dan ketenagakerjaan.

4. Infrastruktur dan lingkungan hidup.

5. Agama, kepercayaan, seni dan budaya, sebagai dasar bagi empat bidang di atas.

“Hasil workshop ini akan selalu menjadi panduan bagi seluruh pengurus, anggota legislatif dan eksekutif partai di Jawa Barat,” tandasnya.

Baca juga : Paripurna Akhir Tahun, F-PDIP Soroti PAD, Wisata dan PJU

Ono melanjutkan, silaturahmi dan roadshow DPD PDI Perjuangan ke-27 DPC dengan menghadirkan seluruh pengurus DPC, KSB PAC dan Ketua Ranting sebagai syarat minimal telah diselesaikan kurang dari empat bulan.

“Semangat Banteng itu telah kembali! Tidak ada satupun DPC yang bertanya, ‘Apakah ada bantuan keuangan dari DPD.’ Semuanya malah berlomba-lomba untuk menghadirkan agenda kegiatan yang penuh nuansa seni budaya daerah. Menjadi pertunjukan bagi rakyat bahwa Banteng Jabar telah kembali mengasah tanduknya, siap berjuang untuk rakyat,” ujarnya mengebu-gebu.

Baru dipenghujung silaturahmi dan roadshow yaitu di Kota Tasik pada 25 November 2019, DPD menyatakan bahwa kegiatan-kegiatan partai ke depan adalah kegiatan yang wajib melibatkan rakyat.

“DPD akan kembali roadshow di tahun 2020 dengan satu catatan, kegiatan partai yang senapas dengan rakyat. Bantuan keuanganpun akan siapkan untuk mendukung kegiatan di 27 DPC,” imbuhnya.

Ia mengatakan, rapat pleno secara rutin sudah menjadi kebiasaan seluruh pengurus partai khususnya DPD dan DPC. Walau disana sini masih harus menyesuaikan jadwal kunker dan urusan lainnya, tetapi ke depan semoga absensi seluruh pengurus tidak ada yang kurang dari 60 persen.

Masih Ono mengatakan, kegiatan dengan melibatkan masyarakat dan merespon isu lingkungan ‘Citarum Harum’ dimulai dengan menyelenggarakan forum group discussion (FGD), hutan sebagai simbol peradaban yang nanti dibuktikan dengan aksi nyata gerakan menanam pohon dengan judul besar ‘Leuweung Padjadjaran’.

“Kegiatan yang berkaitan dengan hari-hari besar pun tidak terlewatkan. Dari mulai peringatan 17 Agustus, Hari Sumpah Pemuda yang diisi dengan Rakorbid Pemuda dan talkshow Pemuda Menjawab Tantangan Zaman, sampai yang terakhir yaitu Peringatan Hari Ibu, dimana 27 kabupaten/kota secara serentak melaksanakan kegiatan dengan tema serupa sebagaimana yang telah diinstruksikan DPP Partai,” kata Ono.

DPD sendiri terkonsentrasi di Kabupaten Indramayu dengan tambahan kegiatan senam massal yang melibatkan ribuan orang dan di Kabupaten Bandung dalam bentuk kegiatan Hajat Lembur, mewariskan budaya leluhur dan menanam 3.000 pohon dengan melibatkan ibu dan anak.

Ono menambahkan, persiapan Pilkada di delapan kabupaten/kota pun menjadi perhatian secara khusus DPD Partai. Melalui permohonan ke DPP Partai, akhirnya seluruh anggota legislatif diinstruksikan untuk bergerak melakukan konsolidasi internal memanfaatkan waktu reses.

Walau untuk DPR RI belum semuanya ikut turun, tetapi secara total sudah membawa perubahan bahwa reses bersama struktural merupakan kerja pengabdian yang tidak bisa dipisahkan. Kaos merahpun dikenakan oleh seluruh pengurus partai dengan logo Banteng Jabar Bangkit di depan dan tagline masing-masing kabupaten/kota di belakangnya.

Survey terhadap bakal calon pun sudah selesai seluruhnya dan sesuai yang telah ditargetkan DPP Partai. Sehingga saat rapat di DPP, 30 Desember kemarin diusulkan secara lisan tiga Kabupaten yang bisa segera dikeluarkan rekomendasi, DPP pun tidak membantahnya.

“Semua kegiatan itu bisa terlaksana tentunya berkat solid bergerak seluruh Pengurus DPD dan DPC se-Jawa Barat. Semuanya berada dalam satu frekuensi jalan pengabdian, ideologi Pancasila. Mewujudkan #JabarBangkit2020 dan #JabarMenang2024,” tutup Ono. (red).

Baca juga

Leave a Comment