
Persiapan Natal 2019 di Gereja Paroki.
PURWAKARTA-Dengan mengangkat nuansa khas daerah Flores Nusa Tenggara Timur, Gereja Paroki Salib Suci Purwakarta lakukan persiapan untuk perayaan Natal Tahun 2019. Hal tersebut dilakukan karena jemaat di gereja tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kami di gereja ini memang banyak sukunya. Kebetulan tahun kemarin mengambil dari wilayah Sumatera Utara yaitu konsep suku Batak dan hari ini kita ambil konsep Flores dan persiapannya sudah hampir 100 persen,” ujar Pantun Paulus Sitanggang, salah seorang panitia persiapan Natal di Gereja Paroki, Selasa (24/12/2019).
Pantun menyebutkan, persiapan sudah dilakukan sejak dua bulan sebelumnya. Sejumlah hiasan sudah mulai tampak di dalam gereja seperti di altar terlihat sejumlah kain dengan motif khas Flores juga hiasan nuansa khas perayaan Natal lainnya.
Baca juga : Ratusan Atlet Karate se-Jabar Ikuti Turnamen Piala Kapolres Purwakarta
“Kain-kain yang ada di atas Altar berasal dari berbagai daerah di Flores, di antaranya kain Maumerre, kain Bima, dan kain Manggarai.” Jelasnya.
Sementara diungkapkan Asisten Imam Gereja Paroki Salib Suci, Stanneslaus Egenius, Gereja Paroki sudah berumur selama 67 tahun. Wajar jika para jemaat digereja tersebut berasal dari berbagai daerah, karena keanekaragaman jemat tersebut, pada perayaan Natal kali ini mengangkat tema Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang.
“Seperti di dalam gereja ini sengaja kami tampilkan gambar Danau Kilimutu agar kami ingat dengan daerah asal di Flores sana,” ungkapnya.
Stanneslaus berharap, pada perayaan natal tahun ini dapat lebih bermakna dan dapat mempersiapkan bagaimana mengasihi antarsesama manusia.
“Kami modal kasihilah Tuhan dan sesama seperti mengasihi pada diri sendiri,” pungkasnya. (wes/tif).
