
Penutupan salah satu tempat hiburan di Purwakarta sebagai salah satu upaya pencegahan pemyebaran Covid-19
PURWAKARTA-Penutupan sementara Tempat hiburan dan objek wisata akibat Pandemi Covid-19, berdampak pada turunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Purwakarta.
Hal itu seperti dikatakan Kepala Bidang Pendapatan 1 pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Purwakarta, Al Fatah. Ia berharap situasi kembali normal dan kembali dibukanya sejumlah tempat tersebut sehingga akan memulihkan pendapatan kas daerah.
Meski begitu, Al Fatah enggan merinci angka penurunan pendapatan kas daerah Purwakarta tersebut.
“Sangat terasa dan berimbas akibat penutupan sementara tempat hiburan dan wisata dampak virus corona tersebut. Pemasukan kas daerah menurun,” ujarnya, Selasa (7/4/2020).
Sementara, dengan kondisi saat ini dirinya pun pesimis jika target pajak tempat hiburan dan wisata akan tercapai pada triwulan II ini. Terlebih beberapa perusahaan yang terdampak dengan kondisi saat ini sudah mengajukan penutupan.
“Kita lihat perkembangan saja, mudah-mudahan kondisi ini segera membaik dan tidak ada yang mengetahui sampai kapan wabah virus corona akan berakhir,” Imbuhnya.
Diketahui, saat ini pemerintah pusat memberlakukan kompensasi listrik subsidi 450 VA dan 900 VA. Namun menurut Al Fatah pajak pada penerangan jalan, air, dan tanah masih dapat dimaksimalkan untuk memenuhi target PAD.
“Kemudian untuk restoran di triwulan II ini kami optimis bisa tercapai juga karena ada sumber lain seperti Catering, sehingga kami bisa gali potensi lainnya, yang tidak tercapai triwulan II akan kami kejar pada triwulan III nanti,” pungkasnya.(wes/zak)
