Timi : Sebelum Janur Kuning Melengkung, Keputusan DPP dan Hasil Pleno Golkar Karawang Punya Hak Sama

KARAWANG-Ketua Tim Pemenangan Pilkada Golkar Karawang, Timi Nurjaman, tidak mempersoalkan adanya surat tugas sementara dari DPP Golkar untuk balon Yesi-Firlie.

Menurutnya, keputusan DPP tidak serta merta menganulir hasil pleno DPD Golkar Karawang yang mengusulkan Celica Nurrachadiana sebagai calon bupati Karawang periode 2020-2025. Sementara empat kader Golkar Karawang diusulkan jadi wakil Celica.

“Selama janur kuning belum melengkung, keputusan DPP dan hasil pleno Golkar Karawang punya hak sama,” kata Timi berseloroh kepada Prasastijabar.co.id, Sabtu (21/3/2020).

Timi mengatakan, tidak bisa dipungkiri hasil rapat pleno tingkat DPD Golkar Karawang merupakan keputusan tertinggi setelah Musda. Artinya semua harus mentaati hasil pleno tersebut dengan merujuk Jumlah 02.

“Namun jika kemudian DPP mengusulkan juga pasangan calon, itu juga punya hak yang sama. Silakan saja, tapi tidak kemudian DPP abaikan hasil pleno. Ya kita sama-sama (mengawal) apa yang menjadi keputusan DPP dan hasil pleno, kita matchingkan itu,” ujarnya.

Timi menjelaskan, hasil keputusan DPP dan hasil pleno DPD Golkar Karawang nanti akan diuji berdasarkan hasil survei. Karena selama belum ada keputusan final berupa rekomendasi DPP berupa calon dan berkolisi dengan parpol mana, maka keduanya punya hak sama.

“Artinya semua punya peluang yang sama, tentunya dengan argumentasi dan alasan yang logis,” tandasnya.

Soal pernyataan Ketua DPD Golkar yang menyebut akan beri sanksi tegas kepada pengurus dan kader yang tidak mentaati keputusan DPP, Timi menilai pernyataan tersebut sebagai upaya agar seluruh pengurus Golkar tetap solid.

“Wajar ketua statemen seperti itu dalam rangka menjaga keutuhan Golkar Karawang,” pungkasnya. (red).

Baca juga

Leave a Comment