Sospol’s : Petahana Masih Mungkin Bisa Dikalahkan

Cellica Nurrachadiana.

KARAWANG-Kendati petahana hingga hari ini masih dianggap kuat karena memiliki kekuasaan dan jaringan politik yang luas, namun petahana masih mungkin untuk bisa dikalahkan di Pilkada Karawang 2020.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, Cellica adalah petahana dan memikiki potensi, pengaruh dan kans yang kuat untuk bisa menang kembali di Pilkada 2020,” kata Direktur Eksekutif Social Policy dan Political Studies (Sospol’s), Cecep Sopandi, kepada Prasastijabar.co.id, Jumat (24/1/2020).

Menurut Cecep, namun tingkat keberhasilan petahana itu tergantung pada tingkat kepuasan atas kinerja dari Cellica selaku petahana. Jika mayoritas masyarakat puas atas kinerjanya, maka kemungkinan terpilih kembali akan tinggi, sebaliknya jika tidak puas maka Cellica tidak akan dipilih.

Baca juga : Kejutan Pilkada 2020, Sospol’s : Waspadai Sosok Kuda Hitam Yang Bisa Salip Petahana!

“Itu teori umum dalam politik elektoral yang kita kenal selama ini,” ucap Cecep yang bekerja di konsultan politik di Indo Barometer ini.

Cecep menjelaskan, satu-satunya kemewahan dari petahana adalah kinerja dan keberhasilan selama mereka menjabat. Jadi sejauhmana kinerja dan keberhasilan itu dirasakan masyarakat, itu yang akan jadi tolak ukur kepuasan atas kinerja petahana. Politik memang bicara soal angka, tetapi bukan matematika. Jadi masih dinamis, setiap detiknya berubah. Tergantung suasana dan atmosfer politik yang terjadi.

Baca juga : Demokrat Karawang Kantongi 10 Nama Calon Wakil Cellica di Pilkada Karawang 2020, Ini Datanya

“Cellica memang kuat, tapi bisa dikalahkan jika masyarakat tidak puas,” tadnasnya.

Sebelum mengakhiri, Cecep menyebut, dalam hukum besi pemilu itu ada tiga variabel, pertama popularitas (dikenal), kedua akseptabilitas (disukai) dan ketiga elektabilitas (dipilih).

“Orang dikenal belum tentu disukai, tetapi kalau sudah disukai ada kemungkinan dipilih,” pungkasnya. (red).

Baca juga