
Petugas dari Dishub dan Satlantas Polres Purwakarta saat melaksanakan penutupan sejumlah ruas jalan
PURWAKARTA-Pemerintah Kabupaten Purwakarta telah melakukan penutupan sementara sejumlah ruas jalan yang telah berjalan dua pekan setiap Jumat, Sabtu, dan Minggunya, untuk menekan penyebaran Covid-19. Namun masih banyak masyarakat yang kucing-kucingan melalui akses jalan lain.
Penutupan sendiri dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purwakarta bersama Satlantas Polres Purwakarta di Jalan Sudirman, Jalan KK Singawinata, Jalan Siliwangi, dan Jalan RE Martadinata.
Kepala Bidang Pengawasan dan Keselamatan pada Dishub Purwakarta, Heryadi Erlan atau biasa disapa Abah Erlan mengaku hasil dari penutupan ruas jalan tersebut cukup efektif. Namun, titik kerumunan massa justru berpindah ke tempat lainnya.
“Efektif (penutupan ruas jalan sementara), hanya kesadaran masyarakat serta disiplinnya masih kurang sehingga masih ada yang kucing-kucingan,” ujarnya seperti dilansih TribunJabar, Jumat (24/4/2020).
Akan tetapi, untuk minggu ini atau tepatnya pekan pertama Ramadan ini, berdasarkan informasi dari Kepala Dishub Purwakarta, Iwan Soeroso penutupan bakal dilakukan mulai besok sore.
“Hari ini tak ada penutupan tetapi besok sore,” kata Iwan.
Dengan adanya imbauan penutupan ruas jalan untuk sementara dalam pencegahan Covid-19 ini, Abah Erlan menyebut tak ada kendala berarti dalam setiap kegiatan yang dilakukan Dishub bersama Satlantas Polres Purwakarta ini.
Pihaknya pun tetap memperbolehkan pengendara yang hendak masuk melintas karena rumahnya di sana, atau mencari obat ke rumah sakit dan mencari sembako.
“Kami tetap fasilitasi mereka yang pulang kerja untuk kembali ke rumahnya atau memang rumahnya yang berada di dekat penutupan ruas jalan itu,” katanya.
Abah Erlan juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih sadar akan bahaya virus corona yang menjadi pandemi global. Kemudian, tak lupa warga senantiasa saat keluar rumah untuk menggunakan masker.
“Saat puasa juga kami akan terus ingatkan warga apalagi menjelang berbuka biasanya ada saja warga yang lakukan ngabuburit sehingga diharapkan tak melakukan aktivitas ngabuburit,” tandasnya.(red)
