fbpx

Selain Wahyu, Ini Daftar Empat Komisioner KPU RI Lainnya Yang Pernah Ditangkap KPK

Wahyu Setiawan/net.

NASIONAL-Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan ditangkap atas dugaan suap dalam OTT KPK pada Rabu (8/1/2020) kemarin.

Selain kasus Wahyu Setiawan, ada juga empat komisioner KPU RI lainnya yang pernah ditangkap KPK.

Keempat komisioner KPU RI yang pernah ditangkap KPK sebagai berikut :

1. Mulyana Wira Kusumah

Mulyana Wira Kusumah merupakan anggota KPU periode 2001-2006 yang terjerat kasus suap pada tahun 2005. Mulyana tertangkap tangan pada 8 April 2005 ketika melakukan upaya penyuapan pegawai negeri sipil di Jakarta.

Saat ditangkap, petugas mengamankan uang sebesar Rp 150 juta. Akibat perbuatannya itu, Mulyana divonis 2 tahun 7 bulan (31 bulan) penjara, lebih ringan 5 bulan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum.
Selain kasus suap, Mulyana juga mendapatkan vonis tambahan berupa penjara 15 bulan setelah terbukti terlibat dalam kasus korupsi pengadaan kotak suara bersama Sekretaris Panitia Pengadaan Kotak Suara Richard Manusun Purba.

Baca juga : Sah, Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK

2. Nazaruddin Sjamsuddin

Pengungkapan kasus Mulyana turut menyeret nama Nazaruddin Sjamsuddin, Ketua KPU periode 2001-2006. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, Nazaruddin akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Nazaruddin divonis 7 tahun penjara dan denda sebesar Rp 300 juta oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Majelis menilai perbuatan Nazaruddin menandatangani perjanjian kerja sama pengadaan asuransi kecelakaan diri dengan PT Bumi Putera Muda (Bumida)melalui penunjukan langsung merupakan perbuatan melawan hukum.

3. Rusadi Kantaprawira

Selain dua nama di atas, anggota KPU di periode yang sama, Rusadi Kantapriwara juga ikut terseret kasus korupsi. Rusadi divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta oleh Pengadilan Tipikor. Rusadi dinyatakan terbukti bersalah melakukan korupsi dalam pengadaan tinta pemilu sehingga merugikan negara Rp1,038 miliar.

4. Daan Dimara

Anggota KPU periode 2001-2006 lainnya Daan Dimara juga ikut terseret kasus korupsi di tubuh KPU. Pengadilan Tinggi Tindak Pidana Korupsi memvonis Daan Dimara empat tahun penjara dan denda sebesar Rp 200 juta

Daan terbukti telah merugikan negara sebesar Rp 3,540 miliar dalam proyek pengadaan segel surat suara pada pemilu DPR, DPD, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota dan pemilihan presiden putaran I dan II tahun 2004. (red).

Sumber : kompas.com

Baca juga

Leave a Comment