Pemkab Purwakarta Upayakan Kenaikan Gaji Guru Honorer

Aksi demo guru honorer (Foto: Google)

PURWAKARTA – Berbagai upaya dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik yang masih berstatus honorer.

Salah satunya dengan melayangkan surat kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Purwakarta. Dalam surat tersebut akan menuangkan tentang besaran tambahan gaji guru honorer yang diharapkan masuk dalam APBD 2019.

“Oktober nanti kita ajukan untuk APBD 2019. Mudah-mudahan di APBD 2019 nanti bisa mengakomodir tambahan gaji guru honorer,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar (Kabid Dikdas) Kabupaten Purwakarta Sadiyah, belum lama ini.

Sebelumnya, pihaknya pernah mengajukan kepada DPRD mengenai hal tersebut, namun hingga saat ini belum terealisasi. Dia menilai, kemungkinan APBD sebelumnya belum mencukupi untuk kesejahteraan para guru honorer sehingga pengajuan tersebut belum direalisasi.

“Upaya terus akan kami tempuh agar para guru honorer mendapat penambahan dari APBD,” harap Sadiyah.

Diketahui, selama ini para guru honorer mendapat upah atau gaji dari bantuan operasional sekolah (BOS) sebanyak 15%. Tentu saja hal tersebut jauh dari kata cukup untuk gaji standar tenaga pendidik.

“Jika sekolah mendapatkan alokasi dana BOS Rp100 juta, maka plafon maksimal untuk gaji guru honorer hanya Rp15 juta,” jelasnya.

Sementara itu, Sri Rahayu salah seorang guru Sekolah Dasar honorer di Kecamatan Darangdan berharap upaya yang saat ini ditempuh dinas pendidikan dapat segera terealisasi. 
Sri mengaku, selama ini gaji yang ia terima tidak sebanding dengan tugas yang sangat komplek sebagai tenaga pengajar.

“Tidak perlu disebut berapa besaran nilainya, yang pasti masih jauh kalau kita sebut gaji guru honorer itu sudah cukup atau sebanding dengan tugasnya, mudah- mudahan saja upaya Disdik tersebut segera terelisasi ” kata Sri. Minggu, (25/8/2019).

Meski begitu, Sri mengaku ikhlas dan tetap bersyukur dalam mendidik para siswa selama ini demi mengantarkan mereka ke titik kesuksesan.

“Saya tidak sendiri, diluar sana ada banyak guru honorer yang kurang lebih permasalahannya sama, tetap ikhlas dan disyukuri saja, mudah-mudahan ke depan pemerintah bisa meningkatkan kesejahteraan kami,” pungkasnya. (wes/naz)

Baca juga

Leave a Comment