
Baliho Calonbup Cianjur yang ditutup Forkopinda
CIANJUR-Bakal Calon Bupati (Balonbup) Cianjur, Mohamad Cecep Wahyudin, geram baligho iklan kampanyenya di perempatan Jalan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, ditutup dengan baliho Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Cianjur. Hal itu membuatnya bersama tim pendukung pemenangan mendatangi lokasi, Rabu (22/1/2020).
Cecep mengaku, kedatangan dirinya ke lokasi setelah menerima laporan dari sahabat muda DC (Tim Pendukung Cecep), bahwa baliho yang dipasang sudah ditutup. Padahal, kontrak pemasangan masih berlaku hingga Maret 2020.
“Ada kekecewaan dari sahabat muda DC dengan baliho yang ditutup Forkopimda, makanya saya datang ke sini. Ternyata benar ditutup,” ujarnya.
Baca Juga: Kode Keras PPP Bakal Usung Herman Suherman di Pilkada Cianjur
Ia menyayangkan pihak yang telah menutup balihonya yang dipasang oleh para relawan muda. Padahal kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) masih lama.
Menurutnya, sebelum memasang dirinya resmi membayar langsung ke pemilik bilboard. Dengan begitu, kata dia, akan mempertanyakan melalui kuasa hukum perihal penutupan tersebut.
“Secara upaya hukum akan saya lakukan, vendor harus klarifikasi, ini bilboard Forkopimda harusnya memberi contoh yang baik,” ujarnya.
Baca Juga: Jelang Pilkada Serentak, Emil Ajak Masyarakat Lawan Hoaks
Sementara itu, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Cianjur, Gagan Rusganda mengatakan, telah menerima informasi yang terjadi di lapangan. Namun, setelah dilakukan pengecekan, ternyata pihak pemilik bilboard belum menyelesaikan pajak.
“Setelah kami melakukan pengecekan, data di kami sejak Desember 2019 pemilik bilboard belum menyelesaikan pajaknya. Kami telusuri pemiliknya juga berada di luar Cianjur,” ujar Gagan.
Gagan menambahkan hasil penelusuran tak ada pendaftaran pembayaran pajak dari tiang bilboard tersebut. Pada prinsipnya seharusnya pemasang harus mengkonfirmasi ke Bapenda Cianjur.(zie/zak)
