Ancaman Pidana Menanti Jika Kampanye Cabup-Cawabup Langgar Protokol Kesehatan

Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai

CIANJUR-Polres Cianjur akan menindak tegas pasangan Calon Bupati-Calon Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) maupun para pendukung yang mengundang kerumunan saat melakukan kampanye. Bahkan ancaman pidana bisa saja diberikan kepada pelanggar protokol kesehatan.

Hal tersebut dilakukan sesuai dengan dikeluarkannya maklumat Kapolri tentang kepatuhan protokol kesehatan dalam tahapan pemilihan 2020 yang salah satunya menekan klaster Corona di Pilkada.

“Jika para sangan Calon Bupati atau pendukung mengundang kerumunan saat melakukan kampanye, maka kita akan lakukan pembubaran,” ujar Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai saat diwawancara, Senin (28/9/2020).



Diungkapkan Rifai, bila para calon maupun pendukung melakukan perlawanan kepada petugas saat dilakukan pembubaran, maka mereka akan diproses pidana KUHP secara perundang-undangan.

“Apabila tidak mau dibubarkan oleh petugas, kita lakukan tindakan dengan perundang-undangan KUHP dengan delik spesialis undang-undnang kesehatan maupun karantina,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah melakukan imbauan terhadap para calon maupun pendukung untuk mematuhi segala bentuk aturan yang tertulis dalam Maklumat Kapolri.

“Kita kemarin sudah sampaikan imbauan dalam acara Pilkada Damai 2020 untuk mematuhi segala protokol kesehatan. Kita juga tidak bosan untuk terus mengingatkan mereka agar mematuhi maklumat tersebut,” imbuhnya.(wan/zak)

Baca juga

Leave a Comment