
Eka Susanti, Pemilik Toko di Munjuljaya yang sempat disantromi rampok
PURWAKARTA-Berawal dari pantauan camera pengintai (CCTV), Pemilik toko Eka Jaya yang berlokasi di Kelurahan Munjuljaya itu mengetahui jika toko nya tersebut hendak dimasuki komplotan perampok.
Hingga akhirnya, aksi kejahatan tersebut dapat digagalkan oleh aparat kepolisian bahkan sempat terjadi baku tembak hingga akhirnya satu orang diantara komplotan tersebut tewas meregang nyawa di dalam kendaraan yang dipakai untuk melancarakan aksi tersebut.
“Saat itu saya bangun sama suami sekitar pukul 03 : 00 dini hari, terus suami bilang , jika dalam CCTV terlihat ada orang yang mencurigakan sepertinya mau maling. Sudah itu saya bangunkan dan beritahu anak saya, lalu anak saya menghubungi tim Buser Polres Purwakarta,” terang Eka Susanti pemilik toko, Jumat (7/8/2020).
Saat itu, lanjut Eka, pelaku belum sempat masuk atau mengambil barang dari dalam tokonya. Saat dua orang pelaku turun dan merusak pintu gerbang dan pintu toko, kebetulan sejumlah warga sekitar yang diketahui baru pulang memancing, melintas dan berhenti tepat didepan mobil pelaku.
“Pas kebetulan ada orang-orang yang pulang mancing berhenti di depan mobil pelaku. Kemudian mereka gak jadi masuk tuh, lalu pergi. Tapi pas mereka mau pergi, datang mobil polisi lalu dikejar. Setelah itu, saya dapat kabar lagi paginya jika polisi sempat tembak- tembakan sama maling dan mobilnya ketemu di Cikopak,” tuturnya.
Atas kejadian tersebut, Eka mengaku sangat berterima kasih dan mengapresiasi respon cepat dari aparat kepolisian yang sigap hingga melakukan tidakan tegas kepada pelaku kejahatan. Meski tidak ada kerugian dalam kejadian tersebut, baginya ini menjadi pelajaran berharga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan.
“Intinya saya sangat berterimaksih dan sangat mengapresiasi respon dan tindakan yang telah dilakukan jajaran Polres Purwakarta. Semoga kejadian serupa tidak terulang dan pastinya saya akan meningkatkan lagi kewaspadaan dari hal- hal tidak diinginkan,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, satu kendaraan roda empat berjenis Toyota Avanza warna hitam dengan sejumlah lubang peluru serta satu orang mayat laki- laki didalamnya ditemukan terparkir di pinggir jalan Gg. Pesantren Nurul Hidayah Kampung Cikopak Rt. 03/11 Desa Mulya mekar Kecamatan Babakancikao Kabupaten Purwakarta. Pada Kamis, (6/8/2020) pagi.
Setelah kepolisian memeriksa penemuan kendaraan tak bertuan itu, Polisi meyakini jika kendaraan tersebut merupakan kendaraan yang dipakai oleh komplotan pembobol toko di kelurahan Munjuljaya, Kecamatan Purwakarta yang terjadi dinihari sebelum kendaraan tersebut ditemukan.
“Jadi dini hari tadi, kita mendapatkan laporan dari warga, bahwa rumahnya atau rukonya sudah dibobol sejumlah orang, dengan ciri- cirinya pelaku menggunakan kendaraan mobil Avanza warna hitam. Dan kendaraan yang kita temukan diCikopak tersebut, identik dengan kendaraan yang digunakan para pelaku,” ungkap Kapolres Purwakarta, AKBP Indra Setiawan melalui Kasat Reskrim, AKP Fitran Romajimah.
Sebelumnya, Lanjut Fitran, saat tim Satreskrim Polres Purwakarta bergerak kelokasi dan melakukan peenghadangan dengan mobil yang ciri- cirinya seperti disebutkan warga, dari mobil mengeluarkan tembakan mengarah Tim.
“Sehingga baku tembak antara tim dan pelaku pun terjadi, kemudian mobil pelaku melarikan diri dan terjadi kejar- kejaran, namun petugas kehilangan jejak disekitaran pertiggaan Cigangsa,” jelasnya.
Untuk terus mencari pelaku yang diduga lebih dari dua orang itu, tim pun melakukan penyisiran. Dan paginya, tim pun mendapatkan laporan jika di daerah Cikopak ditemukan mobil yang identik sedang dalam buruan petugas tersebut dengan 1 orang korban meninggal didalamnya.
“Setelah kita periksa, kendaraan serta barang bukti yang kita temukan dari dalam mobil, identik dengan pelaku yang melakukan pembobolan di Munjuljaya. Dan saat ini tim sudah mengantongi identitas para pelaku dan sedang melakukan pengejaran,” pungkasnya.(wes/zak)
