
Kondisi rumah warga yang kebanjiran.
PURWAKARTA-Akibat hujan deras dan meluapnya sungai Cigulugur, puluhan rumah di Kampung Malangnengah Wetan, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta terendam banjir capai 1 meter.
Salah satu warga setempat, Eni Lestiorini mengatakan, hujan deras terjadi mulai sekitar pukul 15.30 WIB dan sekitar pukul 17: 00 WIB sungai Cigalugur pun meluap dan merendam pemukiman warga sekitar sungai.
“Tadi ketinggian air sampai setinggi pinggang orang dewasa atau sekitar 1 meter dan sekitar 70 rumah yang terdampak banjir,” ujarnya, Selasa (31/3/2020) malam.
Saat ini, ditambahkan Eni, sebagian warga yang rumahnya terkena banjir masih bertahan di rumah masing-masing dan sebagian lagi ada yang mengungsi ke kerabat ataupun tetangga yang rumahnya tidak terkena banjir.
Baca juga : 32 ODP di Purwakarta Bakal Jalani Uji Coba Rapid Tes
“Saya berharap, malam ini segera ada bantuan terutama untuk makan malam, karena rumah kita terendam banjir, jadi kami kesulitan untuk memasak,” ucapnya.
Dihubungi terpisah, Lurah Nagri Tengah, Lurah Nagri Kidul, Engkun Kuntadi, membenarkan peristiwa tersebut.
“Iya betul ada beberapa rumah yang terdampak banjir akibat luapan sungai Cigalugur,” kata Engkun, saat dihubungi melalui telepon selulernya.
Ia menambahkan, pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan rumah yang terdampak banjir tersebut.
“Saat ini kami sedang mendata berapa pastinya rumah yang terkena. Kami juga udah melaporkan peristiwa itu ke Pemerintah Kabupaten Purwakarta,” jelasnya.
Sementara, berdasarkan laporan sementara, puluhan rumah di kampung malangnengah wetan RW 10 yang terdampak banjir mencakup RT 09, RT 12, RT 13 dan RT 14, kelurahan Nagri Tengah.
“Kawasan tersebut memang menjadi salah satu kawasan yang rentan banjir. Banjir ini disebut terparah yang pernah terjadi di kawasan tersebut,” pungkasnya. (wes/tif).
