Upaya Putri Galuh Pakuan Pasarkan Produk UMKM Jawa Barat ke Eropa

SUBANG – Dalam rangka menciptakan berbagai bentuk usaha di sejumlah negara di Asia-Eropa, The Brand Ambasador Indonesia Of Walonia Belgia dan Puteri Galuh Pakuan Bathari Hyang Janapati Madrim terus berupaya membangun dan mewujudkannya untuk membuka pintu pemasaran bersama Trading House Indonesia, Inc.

Menurut Madrim, hasil dari lawatan dan beberapa business meeting di Eropa khususnya dari Prancis, dirinya membawa Program Container 40 fcl goes to retail Market in Paris, yang merupakan salah satu Program Trading House Indonesia, Inc dari sekian banyak program bisnis yg akan dibangun di sana. 

“Saat ini kami fokus ke Paris dulu, karena kami anggap di antara empat negara Eropa yg kami kunjungi saat lawatan pertama bulan November – Desember 2018, Paris lah yang paling siap saat ini untuk menjalin kerjasama perdagangan dengan Indonesia,” ujar Madrim.

Namun disayangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak menanggapi atas tawaran kerja sama dengan Trading House Indonesia, Inc ini dari awal dan kini malah Pemprov Jawa Timur yang merespon dan siap bekerja sama dengan membentuk Panitia Kerja yang serius untuk peningkatan ekspor produk setempat, khususnya program ke Prancis tersebut, dilanjut ke beberapa Negara di Eropa Timur dan Afrika. 

“Awalnya bagus mendapat sambutan yang positif dari banyak pelaku UMKM dari beberapa Kabupaten/Kota di Jawa Barat ini, tetapi tidak ada tindaklanjut yang real. Apalagi dari Pemprov Jabar, malah yang merespon Pemprov Jatim, yang siap bersinergi untuk peningkatan pemasaran produk UMKM dan komoditinya,” kata Madrim.

Madrim berharap dengan adanya bantuan dari Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi dan Bupati Subang Ruhimat, Subang bisa menjadi motor penggerak di Jawa Barat untuk pemasaran produk UMKM yang banyak di minati oelh Pasar Ekspor di Paris.

Sementara itu, Madrim berpendapat bahwa potensi Subang sendiri seperti Pelabuhan Internasional Patimban dan Jalan Tol di tambah akses penerbangan internasional Bandara Internasional BIJB Kertajati Majalengka menjadi penunjang utama ekspor ke Paris.

Selain itu, potensi UMKM seperti kerajinan kulit baik itu dari kulit buaya dan kulit ular ada di Subang, kemudian dari Kabupaten lainnya seperti kulit sapi dan domba dari Garut, payung kertas dan selop dari Tasikmalaya dan banyak lagi Kabupaten Kota di Jawa Barat ini, yang memiliki produk berpotensi besar untuk di ekspor ke Paris. (sri/naz)

Baca juga

Leave a Comment