Pemkab Purwakarta Kirim Ribuan Liter Air Bersih ke Ratusan Kepala Keluarga Terdampak Kekeringan

Penyaluran air bersih yang dilakukan Pemkab Purwakarta di tiga Kecamatan. (Foto : Uwes/Praja).

PURWAKARTA-Ratusan kepala keluarga (KK) dari tiga kecamatan yang terdampak musim kemarau mendapatkan bantuan air bersih dari Pemkab Purwakarta yang disalurkan melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta.

Dari pendistribusian air bersih tersebut tak kurang dari 12.000 liter air bersih disalurkan untuk masyarakat yang membutuhkan di Kecamatan Plered, Kecamatan, Tegalwaru dan Kecamatan Maniis.

Kepala DPKPB Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono, mengatakan, 12.000 air bersih tersebut diangkut dalam 3 buah tangki masing-masing berisi 4.000 liter air bersih.

“Kami kirim air bersih ke tiga tempat berbeda masing masing di Kampung Pasir Peuteuy RT 09/03, Desa Pamoyanan, Kecamatan Plered, lalu ke Kampung Sukamanah di RW 01 Desa Cirama Hilir Kecamatan Maniis. Terakhir di Kampung Citalang RW 06 Desa Citalang Kecamatan Tegalwaru,” ucap Wibi sapaan karibnya, saat dihubungi melalui selulernya, Jumat (26/7/2019).

Ia menambahkan, sedikitnya 180 Kepala keluarga (KK) atau 315 jiwa, di Kampung Pasir Peuteuy Desa Pamoyanan, warganya yang terdampak kekeringan dapat terbantu untuk sementara waktu. Di lokasi sekitar tiga RT tersebut, masing masing KK mendapat jatah air bersih masing-masing 2×20 liter.

“Kita pastikan di hari pertama ini, seluruh warga yang paling parah kekurangan air bersih bisa terbantu. Ini baru titik yang terdata oleh aparat desa, yang kami terima laporannya,” imbuhnya.

Sementara itu, lanjut dia, untuk Kecamatan Maniis dan Tegalwaru, pihaknya sudah membagikan air untuk 60 KK atau 300 jiwa di Kampung Sukamanah Desa Ciramahilir Kecamatan Maniis.

“Dan ada 217 KK atau 707 jiwa di Desa Citalang Kecamatan Tegalwaru,” terangnya.

Guna kelancaran pendistribusian air bersih tersebut, tambah Wibi, pihaknya menggandeng PDAM sebagai penyedia air baku dan Dinas Binamarga bantu kendaraan juga personelnya.

“Semuanya bahu membahu dengan personel kami di DPKPB Kabupaten Purwakarta,” ucapnya.

Sementara itu, sejumlah warga yang dibantu mengaku sangat berterima kasih kepada intansi yang telah membantu mengirim air bersih.

Menurut Imas (44) warga Desa Pamoyanan, Kecamatan Plered , dampak kemarau yang menyebabkan sulit air, sangat mengganggu aktivitas keseharian para kaum ibu di wilayah pedesaan.

“Kalau bisa mah, dua hari sekali aja pak. Biar kami lancar masak dan bersih-bersih piring, serta minum. Maklum kita mah buka warung kecil-kecilan,” ungkap Imas. (wes/tif).

Baca juga

Leave a Comment