Mitembeyan dan Tabligh Akbar Awali Rangkaian HUT Purwakarta

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika saat acara Mitembeyan dan Tabligh Akbar.

PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta gelar Mitembeyan dan Tabligh Akbar bersama masyarakat dan ASN bertempat di taman Maya Datar Komplek Perkantoran Pemda Purwakarta. Selasa (16/7/2019).

Acara tersebut digelar sebagai awal rangkaian kegiataan Hari Jadi Purwakarta ke 188 dan Kabupaten Purwakarta ke 51.

“Mitembeyan ini, menjadi awal dimulainya kegiatan HUT Purwakarta. Kegiatan ini juga sekaligus ajang silaturahmi pemerintah dengan masyarakatnya,” ujar Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, saat memberikan sambutan pada acara tersebut.

Dikabarkan sebelumnya, hari jadi kali ini pihaknya mengambil tema ‘Nyi Pohaci’ yang dalam budaya sunda digambarkan Padi (beras). Pihaknya sengaja mengangkat tema tersebut, karena sekaligus ingin memperkenalkan jika wilayahnya merupakan salah satu penghasil padi.

“Produksi padi di wilayah kami, kerap mengalami surplus. Itu menjadi salah satu alasan kami mengangkat tema tersebut,” katanya.

Anne menjelaskan, padi sendiri merupakan bahan dasar konsumsi utama masyarakat di Indonesia tak terkecuali di Jawa Barat. Makanya di moment tersebut, dirinya mengingatkan masyarakat akan pentingnya padi bagi kehidupan.

“Pengembangan sektor pertanian, sejauh ini memang menjadi salah satu poin penting dalam visi-misi kami. Sehingga, kedepan Purwakarta bisa semakin Istimewa,” demikian Anne.

Diketahui, dalam acara tersebut panitia menghadirkan salah satu ulama Nahdatul Ulama (NU) K.H. Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) yang juga diketahui pernah menjabat sebagai asisten pribadi K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), saat menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

Dalam Mitembeyan dan tabligh akbar tersebut nampak dihadiri sejumlah tokoh penting di Purwakarta, pegawai pemerintahan dan lapisan masyarakat lainnya. Tak hanya diisi tausyah, dalam acara tersebut Pemkab Purwakarta juga mengisi acara tersebut dengan pemberian santuan kepada 1.000 anak yatim piatu. (wes/naz)

Baca juga

Leave a Comment