Kreatif, Pemuda Rumpin Manfaatkan Bambu Menjadi Barang Bernilai Ekonomis

Sejumlah pemuda Rumpin sedang asyik mengerjakan orderan kerajinan bambu. (Foto : Herman/Praja).

BOGOR-Banyaknya pohon bambu yang tumbuh subur, memancing kreativitas para pemuda di Kampung Liwu Rt.03/ RW.02, Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Mereka menyulap batang bambu menjadi barang kerajinan bernilai ekonomis.

Para pemuda binaan Koramil 2112 Rumpin ini, memanfaatkan potongan bambu menjadi cangkir dan teko, bingkai foto dan jam dinding yang unik.

Untuk menghasilkan sejumlah barang seni kerajianan ini, mereka membutuhkan waktu sekitar tiga hari, mulai dari memotong, mengukir, menghaluskan hingga penyablonan.

“Kalau ditekunin terus sih, minimal untuk 30 barang kerajinan ini bisa kita selesaikan dalam tiga hari,” ujar Wahyu Hidayat, salah seorang perajin kepada Prasastijabar.com, Selasa (30/7/2019).

Sementara untuk souvenir berupa cangkir, mereka kerjakan atas dasar pesanan. Meski baru taraf merintis, pesanan pun mulai mengalir dari beberapa daerah di Jabodetabek.

“Rata-rata kami menjualnya mulai dari harga puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah perbuahnya. Dan kita pasarkan melalui online,” jelas Wahyu.

Namun diakuinya, saat ini mereka masih membutuhkan suntikan dana untuk produksi dan memenuhi pesanan. Masalahnya bahan baku yang digunakan, mereka dapatkan dengan cara membeli ke pemilik pohon bambu di kampung tersebut.

“Kami kadang gak bisa penuhi pesanan karena sementara ini keterbasan permodalan,” ungkapnya.

Namun begitu, mereka tidak patah semangat. Uang hasil penjualan berdasarkan pengerjaan order yang mereka dapatkan, sebagian disisihkan untuk tetus membeli bahan baku agar kreativitasnya itu tak terhenti bahkan bisa lebih berkembang. (man/tif).

Baca juga

Leave a Comment