Ini Profil Singkat Anggota F-PKB, Kang Jimmy : Membela Yang Lemah Hukumnya Wajib

Ketua DPC PKB Karawang, Kang Jimmy.

KARAWANG-Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Karawang pada Pemilu 2019 berhasil meraih 134.175 suara dan tujuh kursi di DPRD Kabupaten Karawang. Dilihat dari perolehan suara, alami kenaikan 33.720 suara dibanding Pemilu 2014, sementara dilihat dari sisi perolehan kursi alami kenaikan dua kursi dibanding Pemilu 2014.

Menurut Ketua DPC PKB Kabupaten Karawang, Ahmad Zamakhsary, keberadaan PKB baik di dalam parlemen dan di luar parlemen selalu ditekankan membela yang lemah.

“Membela yang lemah hukumnya wajib,” katanya yang juga seorang Wakil Bupati Karawang ini.

Selain itu, sambungnya, bagi kader PKB wajib juga hukumnya membuka rumah aspirasi untuk menampung semua aspirasi warga.

“Membela yang lemah harus jadi nafas dan ruh semua anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Karawang,” pungkasnya.

Berikut profil singkat tujuh anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Karawang :

Deden Rahmat.

1. Deden Rahmat
Pria kelahiran Karawang 30 Juni 1981 ini merupakan putra dari pasangan H. Ujang dan Hj. Rokayah. Pria lulusan S1 Fakultas Pertanian Unsika sudah aktif berorganisasi sejak remaja.

Ia pernah menjadi pengurus OSIS, pengurus karang taruna desa, pengurus kelompok tani, Ketua Badan Legislatif Mahasiswa Fakultas Pertanian Unsika, Ketua Mapala Universitas Pasundan (sebelum masuk Unsika), Ketua Garda Bangsa (sampai sekarang-red), Lembaga Pertanian di PCNU Kabupaten Karawang dan Wakil Ketua DPC PKB Karawang. Pada periode 2015-2019, Deden tercatat sebagai Wakil Ketua Fraksi PKB dan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Karawang.

Pada Pemilu 2014 Deden berhasil meraih hampir 5.000 suara, namun sayang suaranya masih kalah dengan Kang Jimmy sehingga Deden belum lolos ke kursi DPRD Kabupaten Karawang. Tetapi Dewi Fortuna menghampirinya ketika pada Pilkada Karawang 2015 Kang Jimmy menjadi Wakil Bupati Karawang, sehingga Deden pun menduduki kursi empuk yang ditinggalkan Kang Jimmy di DPRD.

Pada Pemilu 2019, Deden kembali menyalonkan dari Dapil IV dan berhasil meraih 10.240 suara, sehingga kembali melenggang ke DPRD Kabupaten Karawang. Pria yang suka bertani dan berorganisasi ini santer dikabarkan bakal menjadi unsur pimpinan DPRD Kabupaten Karawang dari PKB.

Acep Suyatna.

2. Acep Suyatna
Pria berkulit hitam manis ini kelahiran Karawang, 9 Januari 1973. Ia merupakan putra dari pasangan M. Efendi dan Lela Nurlaelah.Politikus jebolan S1 Hukum ini sudah kenyang dengan pengalaman organisasi. Ia pernah menjadi pengurus OSIS, Ormawa dan aktif di Garda Bangsa sejak 2014.

Tak hanya itu, ia juga sudah pengalaman asam garam di parlemen. Acep sudah duduk di DPRD Kabupaten Karawang sejak 2009. Pada Pemilu 2009 Acep berhasil meraih 5.000 suara, Pemilu 2014 6.000 suara dan Pemilu 2019 di Dapil V capai 7.251 suara, sehingga Acep tiga periode duduk jadi legislator.

Periode 2014-2019 Acep duduk sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Karawang. Selain sebagai politikus, Acep juga gemar berwirausaha. Tercatat Acep miliki usaha kolam renang.

Jajang Sulaeman.

3. Jajang Sulaeman
Politikus PKB ini dilahirkan di Karawang, 6 Juni 1982 dari pasangan H. Ahmad Sanusi dan Hj. Aan Maryati. Pria muda jebolan S1 UIN Bandung ini pun sudah gemar berorganisasi sejak remaja. Tercatat pernah menjadi pengurus OSIS, Karang Taruna Kabupaten Karawang, Karang Taruna Provinsi Jawa Barat dan lembaga di PCNU Kabupaten Karawang.

Pada Pemilu 2014 dari Dapil I, Jajang hanya mampu meraih 3.000 suara dan kalah dari perolehan suara Khoerudin. Beruntung Khoerudin di-PAW, sehingga Jajang bisa duduk di kursi DPRD Kabupaten Karawang pada 2018 dan duduk di Komisi I. Pada Pemilu 2019, Jajang kembali maju dan berhasil meraup 3.217 suara, sehingga membuatnya lolos ke gedung legislatif. Pada periode 2019-2024 ini, Jajang disebut bakal duduk sebagai Ketua Fraksi PKB.

Neneng Siti Fatimah.

4. Neneng Siti Fatimah
Srikandi PKB ini dilahirkan di Karawang, 15 September 1983 dari pasangan H. Endang Komarudin dan Kaswati. Perempuan jebolan S1 ini aktif berorganisasi, seperti di OSIS, Ormawa dan Perempuan Bangsa.

Neneng, sama halnya dengan Acep, sudah berpengalaman di legislatif. Pada Pemilu 2009 dari Dapil II, Neneng berhasil lolos ke gedung legislatif setelah meraih 2.700 suara. Lalu pada Pemilu 2014 kembali lolos dengan raihan 5.600 suara dan pada Pemilu 2019 kembali lolos dengan raupan 9.181 suara.

Ishak Iskandar.

5. Ishak Iskandar
Ishak dilahirkan di Karawang, 8 September 1978 dari pasangan H. Kiran dan Hj. Aisah. Politikus PKB ini sudah aktif berorganisasi sejak remaja. Lulusan S1 ini tercatat pernah sebagai pengurus OSIS, Ormawa dan di Garda Bangsa sejak 2014.
Ishak tercatat telah tiga kali lolos ke parlemen. Pada Pemilu 2009 dari Dapil III, ia berhasil meraih 2.700 suara, Pemilu 2014 meraup 5.400 suara dan pada Pemilu 4.423 suara berhasil dikantonginya. Selain sebagai legislator, ia aktif juga berwirausaha.

Asep Dasuki.

6. Asep Dasuki
Politikus senior ini dilahirkan di Karawang, 20 Mei 1967 dari pasangan H. Jemir dan Hj.Siti Maemunah. Sebelum berlabuh ke PKB, Asep pernah merasakan kerasnya politik di PPP, bahkan ia pernah maenjadi legislator dari PPP pada periode 2014-2018. Namun ia di-PAW dan pindah berlabuh ke PKB.
Asep aktif organisasi di OSIS dan Ormawa. Pada Pemilu 2019 dari Dapil VI, Asep berhasil raih 5.595 suara dan meloloskannya ke parlemen.

AnggiRostiana Tarmadi.

7. Anggi Rostiana Tarmadi
Anggi tercatat sebagai politikus PKB termuda. Perempuan cantik ini dilahirkan di Kabupaten Karawang, 23 Agustus 1995 dari pasangan Ade Tarmedi dan Ibeng Toriah. Ia pun pernah aktif berorganisasi di OSIS dan Ormawa.
Meski terbilang muda, siapa sangka perolehan suaranya terbesar di PKB. Ia berhasil meraih 13.493 suara pada Pemilu 2019 dari Dapil V, sehingga dengan mudah melenggang ke parlemen untuk pertama kalinya. (red).

Baca juga

Leave a Comment