Harga Jual Anjlok, Petani Cengkeh Mengeluh

Samsudin Sedang Membersihkan Hasil Panen Cengkeh. (Foto : Uwes/Praja).

PURWAKARTA-Anjlok nya harga jual komoditi jenis cengkeh dikeluhkan petani cengkeh di Kabupaten Purwakarta. Kondisi itu membuat banyak petani yang menyimpan hasil produksinya hingga harga naik bahkan rela menjual sebelum panen.

“Harga cengkeh basah Rp21.000 per kilogram. Yang kering Rp70.000. Kalau kwintalan bisa Rp72.000,” kata Samsudin (32), salah seorang petani cengkeh di Kecamatan Darangdan, Kamis (11/7/2019).

Harga yang ditawarkan tengkulak dinilai lebih rendah dari harga tahun lalu hingga hampir Rp90.000 per kilogram.

Menurutnya, harga jual cengkeh bisa lebih tinggi apabila dijual ke perusahaan secara langsung. Namun, perusahaan seperti pabrik rokok biasanya hanya akan membeli dalam jumlah besar. Sedangkan, rata-rata petani hanya menanam dalam jumlah kecil. Pohon cengkeh tersebut ditanam di kebun campuran atau halaman rumah warga.

“Jumlah produksi berbeda-beda tergantung usia pohonnya. Ada yang baru berbuah usia delapan tahun sekitar lima kilogram cengkeh basah. Kalau yang usia 40 tahun mungkin sampai 50 kilogram,” tutur Samsudin.

Panen cengkeh sedang terjadi di Kabupaten Purwakarta seperti di Kecamatan Darangdan, Pasawahan, Pondoksalam dan Wanayasa. Bahkan di Kecamatan Kiarapedes dan sekitarnya memasuki masa panen raya. Musim panen cengkeh diperkirakan terjadi hingga akhir September 2019 dari dataran rendah hingga yang lebih tinggi. (wes/tif).

Baca juga

Leave a Comment