Empat Jenazah Sulit Diidentifikasi, Polisi Gelar Tes DNA

Polisi dan petugas kesehatan saat mengevakuasi jenazah korban kecelakaan beruntun di Cipularang.

PURWAKARTA – Empat dari delapan jasad korban meninggal dunia pada kecelakaan beruntun yang terjadi di di Ruas Tol Cipularang KM 91, Sukatani, Kabupaten Purwakarta pada Senin (2/9/2019) siang kemarin, sulit di identifikasi.

Hal itu disebabkan tubuh ke empat korban tersebut nyaris seluruhnya hangus terbakar.

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius mengatakan, untuk dapat melakukan identifikasi korban tersebut, pihak kepolisian telah melakukan pengambil sampel DNA-nya.

Dia menyebut bahwa empat korban yang belum teridentifikasi identitasnya telah dilakukan pengambil sampel DNAnya.

“Karena empat lagi (korban meninggal dunia) kondisinya nyaris seluruh tubuh hangus terbakar maka diadakan pengambilan sample DNA,” kata Matrius saat ditemui di RS Abdul Radzak Bungursari, Purwakarta.

Pengambilan DNA dilakukan jajaran kepolisian dengan mengambil sampel gigi untuk nantinya diharapkan adanya kecocokan dengan keluarganya.

Sampel DNA yang telah diambil pun, kata Matrius nantinya akan diberikan ke Puslabfor Mabes Polri untuk pemeriksaan hasil DNA-nya.

“Terus dikoordinasikan untuk mencari. Apabila sudah teridentifikasi kami langsung informasikan kepada pihak keluarga,” ucapnya.

Mengenai empat korban lain yang telah teridentifikasi, beberapa keluarganya telah mendatangi rumah sakit yang menanganinya.

Berikut empat nama korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi :

1. Ng Endi Budiyanto, (62), warga Jalan Tebet Timur Dalam Nomor 61 Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan; 

2. . Dedi Hidayat (45), warga Kalibaru Barat, Cilincing, Jakarta Utara

3. Iwan Bin Nisin (35), warga Tanggulun, Kecamatan Sepatan Timur, Tanggerang.

4. Hendra Cahyana (61) warga Jalan Nusantara IX Blok C Nomor 7 RT 7/17 Sunter Agung Tanjung Priok, Jakarta Utara. (wes/naz)

Baca juga

Leave a Comment