Diduga Terkena Serangan Jantung, Pria Ini Ditemukan Tewas di Waduk Cirata

Jenazah Saepuloh dievakuasi warga.

CIANJUR-Saepuloh, warga Kampung Paseban RT 01/01, Desa Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu, ditemukan meninggal dunia di pinggiran danau waduk Cirata, Kampung Sindangsaluyu RT 05/08, Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi, korban ditemukan Senin (30/9/2019) sekitar pukul 08:00 WIB dengan posisi terlentang menggunakan kaos oblong warna hitam serta celana pendek warna hitam.

Kapolsek Ciranjang, AKP Kuslin Burhadi, mengatakan, menurut keterangan keluarga Aad (56), korban berangkat dari rumah pada Minggu (29/9/2019) sekitar pukul 21:00 WIB, untuk mencari ikan dengan menggunakan sampan.

Baca juga : Polres Cianjur Dalami Penemuan Mayat Membusuk

“Dari keterangan sodaranya korban berangkat sendiri, dengan menggunakan sampan. Namun, dua hari sebelumnya korban meminta uang ke Aad untuk berobat karena menderita sakit jantung,” kata Kapolsek saat ditemui di lokasi, Senin (30/9/2019).

Kapolsek menjelaskan, korban ditemukan seorang warga, dengan posisi terlentang serta perahu dayung yang digunakan korban telah berada dipinggir danau dan terikat di pinggir danau. Selain itu, pemeriksaan luar yang dilakukan Puskesmas Ciranjang tidak ditemukan tanda luka luar atau bekas kekerasan.

“Diduga korban meninggal karena sakit jantung yang dideritanya. Karena berdasarkan pemeriksaan tim kesehatan Puskesmas Ciranjang tidak ditemukan luka luar akibat kekerasan ditubuh korban,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi trantib Sukaluyu, Nandi Rohendi, membenarkan bahwa korban tersebut warga Desa Hegarmanah. Jenazah sudah dibawa ke rumahnya.

Baca juga : Sepanjang Januari-Agustus 2019, Dinsos Cianjur Salurkan 171.220 KIS

“Korban diserahkan ke pihak keluarga oleh Polsek Ciranjang di lokasi kejadian. Sehingga kami harus menjemput korban menggunakan mobil ambulans desa,” ujarnya.

Nandi menyayangkan adanya hal seperti itu, seharusnya penyerahan korban dilakukan di rumah keluarganya, tidak di lokasi kejadian.

“Ya sebaiknya penyerahan jenazah di rumah korban,” tutupnya. (zie/tif).

Baca juga

Leave a Comment