Depresi Ayahnya Meninggal Dunia, Pelajar Nekat Melompat Dari Atas Jembatan

BOGOR – Diduga depresi, LM (15) seorang siswi kelas 10 sebuah sekolah swasta di Kota Bogor, nekat melompat dari atas Jembatan Merah, Jalan Veteran, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (3/9/2019).

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Syaifudin Gayo saat dikonfirmasi menuturkan, dugaan sementara, korban mengalami depresi setelah ayahnya meninggal dunia.

“Korban saat ini tinggal serumah dengan tantenya di wilayah Ciomas Kreteg,” katanya.

Gayo menambahkan, korban dalam keadaan selamat dan saat ini dalam penanganan medis pihak RSUD Kota Bogor.

“Korban selamat dan sekarang ditangani pihak RSUD,” imbuhnya.

Humas RSUD Kota Bogor Taufik menjelaskan, kondisi LM saat ini dalam keadaan stabil dan baik. Bahkan dari hasil pemeriksaan tim dokter IGD, tidak ditemukan adanya luka di tubuhnya akibat insiden tersebut.

“Kalau luka tadi disampaikan dokter tidak ada ya, hanya syok saja. Kita tidak dalam ranah mengetahui penyebabnya, hanya fokus menangani kesehatannya saja. Kemungkinan akan dirawat dulu,” ucap Taufik.

Sebelumnya, LM diketahui warga, duduk duduk di tepian jembatan dengan mengenakan seragam pramuka, sekira pukul 06.00 WIB, hingga akhirnya nekat melompat. Warga lalu berusaha turun ke titik lokasi korban melompat untuk menolong dan mengevakuasi korban.

Sementara guna mengetahui penyebab pasti kejadian ini, kasusnya kini ditangani aparat kepolisian Sektor Bogor Tengah Polresta Bogor Kota. (man)

Baca juga

Leave a Comment