Cegah Penyalahgunaan Narkoba Kalangan Pelajar, Sejumlah Sekolah Undang Satres Narkoba Polres Purwakarta

Sejumlah Siswa Sedang Mengikuti Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dari SatResNarkoba Polres Purwakarta. (Foto : Uwes/Praja).

PURWAKARTA-Sadar akan pentinya pehamaan akan bahaya narkoba di kalangan pelajar dan remaja, sejumlah sekolah hingga pondok pesantren mengundang Satuan ResNarkoba untuk memberikan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius melalui Kasat ResNarkoba, AKP Heri Nurcahyo, mengatakan, hal tersebut merupakn respon positif dari pihak sekolah yang prihatin karena saat ini siswa sekolah atau usia dini sebagai salah satu penyumbang terbesar jumlah penyalahgunaan Narkoba dan jadi target utama pengedar narkoba.

”Siswa atau remaja merupakan generasi penerus bangsa ini, apa jadinya nanti kalau generasi tersebut sudah terpapar narkoba. Makanya harus se-dini mungkin generasi tersebut kita selamatkan” kata Heri kepada Prasastijabar.com saat ditemui di ruangannya, Jumat (19/7/2019).

Diketahui, selama tiga terakhir Sat Res Narkoba Polres Purwakarta menggelar sosialisasi di 11 tempat yang berbeda secara maraton, yakni di sembilan sekolah pertama dan menengah atas, satu pondok pesantren, dan satu aula desa dengan audiens mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di Kecamatan Plered.

“Kebetulan sosialisasi ini juga bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, selain itu, kami juga bekerjasama dengan berbagai instansi untuk menggelar sosialisasi baik di sekolah, desa maupun kelompok masyarakat lainnya,” ujarnya.

Heri berharap, dengan adanya pemahaman narkoba ini para siswa tidak mencoba-coba atau mendekati barang haram tersebut. Sebab selama ini salah satu penyebab penyalahgunaan narkoba terjadi karena ketidaktahuan. Para siswa juga harus bisa menjaga dirinya dan kredibilitas sekolahnya, yaini dengan menghindari bahaya narkoba.

“Sekolah merupakan tempat menimba ilmu, membangun mental kepribadian budi pekerti, dan menjalin hubungan masyarakat. Para siswa harus bisa melaksanakan itu,” jelas Heri.

Senada, Kepala SMK Taruna Sakti Purwakarta, Yayang Gilang Sonjaya, menambahkan, generasi muda sangat rentan terjerumus, makanya perlu adanya pengenalan jenis-jenis narkoba, sehingga para siswa tahu dan lebih mawas diri ke depannya.

“Perlu menekankan kepada para siswa, khususnya kepada siswa baru, tentang bagaimana cara penanggulangan ataupun mencegah supaya tidak terlibat kepada penyalahgunaan narkoba,” ucapnya. (wes/tif).

Baca juga

Leave a Comment