fbpx

Caci Maki Polisi di Medsos, Pengguna Instagram ini Terancam 6 Tahun Penjara

Tersangka AF dan EH yang diketahui merupakan pengguna media sosial Intagram ini terancam 6 tahun penjara

PURWAKARTA-Pelaku caci maki terhadap aparat kepolisian dan sempat viral di media sosial (medsos) yakni AF dan EH yang merupakan warga Purwakarta, kini ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) oleh Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jabar dan terancam hukuman 6 tahun penjara.

“Polda Jabar sudah menetapkan dua orang tersangka yakni AF dan EH, tersangka dijerat Undang-undang ITE Pasal 27 ayat 3 tentang pencemaran nama baik dan atau pasal 207 KUH Pidana,” ujar Kabid HumasPolda Jabar, Kombes Saptono Erlangga melalui PAUR Humas Polres Purwakarta Ipda Tini Yutini. Rabu (29/1/2020).

Baca Juga: Dua Orang Pelaku Caci Maki Polisi yang Viral di Medsos Dibekuk Tim Cyber Polda Jabar

Diketahui, kasus itu bermula pada 21 Januari di Kabupaten Purwakarta, setelah beredar rekaman video di akun Instagram milik “Aga Faisal”.

Saat kendaraannya melewati anggota Satlantas Polres Purwakarta, dua orang di dalam kendaraan yakni AF dan EH ini melontarkan kata-kata tidak pantas bahkan dengan sebutan nama binatang pada polisi yang sedang bertugas di pertigaan gerbang tol Cikampek.

Kemudian, pihak kepolisian pun melakukan profilling dan penyelidikan terkait siapa pelaku dibalik postingan di medsos tersebut.

Baca Juga: Pelaku Video Viral Caci Maki Polisi, Sebut Nama “Ibu Maya”. Siapa Sebenarnya Ibu Maya, ?

“Ditemukan fakta-fakta bahwa perbuatannya memenuhi unsur pasal 27 ayat 3 Undang-Undang ITE dengan sanksi pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda maksimal 1 milyar rupiah. Serta Pasal 207 KUHP ancaman maksimal 1 tahun 6 bulan atau denda paling banyak Rp4.500. Dengan alat bukti dan saksi, keduanya resmi ditetapkan tersangka dan kini ditahan di Polda Jabar” ungkap Ipda Tini.

AF dan EH ditangkap satu hari pasca viralnya video tersebut. Keduanya ditangkap di Jalan Mulyasari Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang.

“Saat ini keduanya ditahan di Mapolda Jabar untuk keperluan pemeriksaan penyidikan. Keduanya merupakan warga Kabupaten Purwakarta,” pungkasnya.(wes/zak)

Baca juga

Leave a Comment