Anggota DPRD Karawang Demisioner Bakal Diguyur ‘Pesangon’ Enam Kali Lipat Gaji Pokok

Sekretaris DPRD Kabupaten Karawang, Agus Mulyana.

KARAWANG– Masa bakti anggota DPRD Kabupaten Karawang periode 2014-2019 akan segera berakhir. Diperkirakan masa tugasnya tinggal beberapa hari lagi atau tepatnya sampai Senin, 5 Agustus 2019. Sebagai bentuk pengabdian setiap anggota dewan akan mendapatkan tunjangan purna bakti, dengan besaran disesuaikan tugas masing-masing.

Menurut Sekretaris DPRD Kabupaten Karawang, hal itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, masing-masing anggota dewan akan mendapatkan enam kali uang representasi atau gaji pokok.

“Pemberian dana purna bakti enam bulan gaji pokok ini berlaku seluruh Indonesia,” kata Agus kemarin.

Agus mengatakan, dana purna bakti ini memang sudah disiapkan dalam APBD 2019 dan akan diberikan setelah masa jabatan anggota dewan berakhir. Namun ia merinci ada perbedaan antara unsur pimpinan dan anggota. Seperti untuk jabatan Ketua DPRD adalah 6 x Gaji Pokok , kemudian untuk jabatan Wakil Ketua dengan 6 x Gaji pokok x 80 persen sedangkan untuk 6 x Gaji Pokok x 75 persen.

“Anggaran sudah ada. Untuk pemberian masih direncanakan, biar tidak menyalahi aturan. Tapi, sesuai ketentuan begitu masa jabatan berakhir sudah bisa diberikan,” kata Agus Mulyana.

Agus mengakhiri, bagi anggota DPRD Karawang Pergantian Antar Waktu (PAW) akan ada penghitungan khusus dengan masa kerjanya, yang akan dituangkan dalam Peraturan Bupati Karawang. (red).

Baca juga

Leave a Comment